 |
Berburu takjil di Wisma Jaya. [Kanal Perspektif/Alden Abdurrasyid] |
Bekasi Timur, menjelang senja. Wisma Jaya, kawasan yang biasanya
dipenuhi lalu lalang kendaraan dan riuh suara pedagang, berubah menjadi pusat
perburuan takjil yang penuh warna. Di tengah hiruk pikuk kota, ada kehangatan
yang muncul dari interaksi sederhana: pedagang yang menawarkan dagangan dengan
senyum ramah, pembeli yang sabar mengantre, hingga anak-anak yang berlarian di
sela-sela keramaian.
 |
Ibu-ibu yang sedang mengantre takjil. [Kanal Perspektif/Alden Abdurrasyid]
|
 |
Pembeli yang sedang menjajaki jajanan. [Kanal Perspektif/Alden Abdurrasyid]
|
 |
Bubur sumsum yang manis dan segar. [Kanal Perspektif/Alden Abdurrasyid]
|
Saat Ramadan tiba, jalanan Wisma Jaya seakan berdenyut dengan energi
yang berbeda. Lapak-lapak takjil berderet, menawarkan beragam hidangan pelepas
dahaga dan penunda lapar. Dari es kelapa segar, es teler yang manis dengan
toping-toping yang menyegarkan di dalamnya, hingga gorengan yang hangat dan
renyah. Semua tersedia di sini, seolah menjadi surga kecil bagi mereka yang
ingin berbuka dengan menu khas Ramadan. |
Aneka gorengan. [Kanal Perspektif/Alden Abdurrasyid] |
 |
Pedagang siomay yang sedang menunggu pelangganya. [Kanal Perspektif/Alden Abdurrasyid] |
 |
Aneka makanan yang disajikan oleh pedagang. [Kanal Perspektif/Alden Abdurrasyid]
|
Menjelang azan maghrib, atmosfer semakin syahdu. Wajah-wajah lelah tapi
bahagia terlihat di sepanjang jalan. Ada yang bergegas pulang membawa bungkusan
takjil, ada pula yang memilih duduk di trotoar menikmati suapan pertama. Wisma
Jaya bukan sekadar tempat mencari makanan, tapi ruang di mana orang-orang
bertemu, berbagi cerita, dan merayakan kebersamaan. |
Pedagang es yang sedang menyiapkan minuman untuk pembeli. [Kanal Perspektif/Alden Abdurrasyid] |
 |
Segerombolan orang yang sedang berbagi takjil. [Kanal Perspektif/Alden Abdurrasyid]
|
 |
Keramaian pembeli dan masyarakat sekitar. [Kanal Perspektif/Alden Abdurrasyid] |
Di balik hiruk pikuknya, ada kehangatan yang terasa di Wisma Jaya. Ramadan
tak hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang kebersamaan,
keramahan, dan keberkahan yang hadir dalam momen-momen sederhana.
Dukung tulisan ini agar terus hadir dengan berdonasi disini:
https://www.kanalperspektif.com/p/donasi.html?m=1
Atau disini
https://saweria.co/aldenrsyd
0 Comments